Retoria.id – Ada banyak hal yang membuat Natal begitu dicintai Food, Family, Friends, dan berbagai hal lain yang tak semuanya berawalan huruf F. Yang membuat musim liburan itu semakin menawan adalah kenyataan bahwa di seluruh dunia, setiap negara memiliki tradisi Natalnya sendiri.
Baca Juga: 5 Hal yang Ingin James Cameron Kamu Ketahui tentang Avatar: Fire and Ash
Berikut beberapa tradisi Natal paling menakjubkan (atau justru paling aneh) dari berbagai belahan dunia:
Natal identik dengan makanan, dan di Jepang, makanan ini diwakili oleh tiga huruf: KFC. Orang-orang berbondong-bondong ke restoran cepat saji asal Amerika ini untuk makan paha ayam “Kurisumasu ni wa kentakkii!” alias “Kentucky untuk Natal!”
Tradisi menyantap ayam goreng Natal ini bermula dari kampanye pemasaran pada tahun 1974, dan hingga kini KFC selalu mencatat penjualan tertinggi setiap malam Natal.
Sejak akhir abad ke-19, Lotere Nasional Spanyol membagikan hadiah uang terbesar dalam setahun yang dikenal sebagai “El Gordo” atau “Si Gendut”. Acara ini menjadi peristiwa sosial besar setiap 22 Desember, ketika orang-orang berkumpul sambil memegang puluhan tiket lotre dengan harapan menjadi pemenang beruntung.
Nomor lotre secara tradisional dinyanyikan oleh paduan suara berisi 22 anak sekolah, dan hampir seluruh negeri seolah berhenti sejenak menanti hadiah Natal terbesar dalam hidup mereka.
Tidak suka pohon Natal? Bagaimana dengan kayu Natal? Di banyak wilayah Spanyol, hadiah Natal dibawa oleh Tió de Nadal sebatang kayu yang dihias wajah dan kaki kecil.
Kayu ini juga “diberi makan” setiap malam dan diselimuti selimut kecil. Terdengar lucu, bukan? Namun pada Malam Natal, keluarga memukul kayu tersebut dengan tongkat hingga “mengeluarkan” hadiah dan permen.
Tak heran jika julukannya adalah Caga Tio, alias “kayu yang buang hajat”.
Di Norwegia, Natal berarti menyembunyikan sapu dan alat pel bukan karena malas membersihkan rumah, tetapi karena kepercayaan bahwa roh jahat turun ke bumi pada malam Natal dan bisa mencuri sapu untuk terbang di langit Natal.
Percaya atau tidak, ada yang disebut laba-laba Natal. Di Ukraina, pohon Natal dihias dengan ornamen berbentuk jaring laba-laba yang dipercaya membawa keberuntungan.
Legenda ini berasal dari kisah seorang wanita miskin yang tak mampu membeli hiasan. Keesokan paginya, pohonnya dipenuhi jaring laba-laba yang berkilauan diterpa cahaya matahari.
Di Polandia dan Jerman, menemukan laba-laba atau jaringnya di pohon Natal juga dianggap membawa keberuntungan.
Pernah menulis surat untuk Santa Claus? Tahukah kamu bahwa ia benar-benar punya alamat? Kotak surat Santa berada di Kanada, dan jika kamu menulis sebelum 16 Desember dalam lebih dari 30 bahasa termasuk Braille Santa akan membalasnya.
Alamatnya: Santa Claus, North Pole H0H 0H0, Canada Gratis tanpa perangko karena Santa memang keren. Begitu juga kode pos Kutub Utara.
Acar bisa jadi hiasan Natal favoritmu karena berarti hadiah ekstra. Di beberapa negara, ornamen berbentuk acar disembunyikan di pohon Natal. Siapa yang menemukannya akan mendapatkan hadiah tambahan atau keberuntungan besar.
Asal-usul tradisi ini tidak jelas, tetapi siapa peduli, selama dapat hadiah ekstra!
Di wilayah seperti Ukraina dan Polandia, waktu membuka hadiah ditentukan oleh bintang. Anak termuda harus mengamati langit malam dan menunggu bintang pertama muncul itulah tanda hadiah boleh dibuka. (Jika langit mendung, seseorang biasanya memutuskan kapan waktunya.)
Puding dalam berbagai rasa dan tekstur adalah hidangan Natal populer. Di Slovakia dan beberapa bagian Ukraina, puding juga dipercaya bisa meramal masa depan.
Anggota keluarga laki-laki tertua melemparkan sesendok puding loksa ke langit-langit. Semakin banyak yang menempel, semakin besar keberuntungan di tahun depan.
Tradisi penting di Swedia adalah “Donald Duck Special”, acara TV berdurasi satu jam yang ditayangkan setiap Malam Natal pukul 15.00. Seluruh perayaan disusun agar keluarga bisa menonton acara ini bersama.
Natal juga menjadi waktunya “monster” yang mengingatkan anak-anak agar berperilaku baik. Salah satu yang paling mengejutkan adalah Jólakötturinn, kucing Natal dari Islandia.
Terdengar lucu, tetapi kenyataannya tidak: kucing ini memakan anak-anak yang tidak mengerjakan tugas rumah dan karenanya tidak mendapat baju baru saat Natal. Meowry Christmas!
Penghargaan untuk Moda Transportasi Natal Paling Keren jatuh kepada Caracas, Venezuela. Di sana, orang-orang pergi ke misa Natal dengan sepatu roda. Beberapa ruas jalan bahkan ditutup agar semua orang bisa meluncur aman menuju gereja. (*)