Retoria.id – Legenda Manchester United, Wayne Rooney, menyampaikan pandangan yang berkesan usai pertandingan pertama tim di bawah asuhan Michael Carrick (menang 2–0).
Menurutnya, perubahan itu bisa dirasakan bahkan tanpa harus duduk di stadion suasana, energi, dan kepercayaan diri para suporter terasa berbeda.
Rooney mengatakan bahwa hari itu ia berada di studio, tetapi suasana di lapangan “terlihat jelas”. Terutama sejak momen Carrick turun ke lapangan sebelum laga dan berusaha membangkitkan semangat para pendukung, sudah terasa ada udara baru yang datang.
Menurutnya, pada saat-saat itu para suporter teringat pada atmosfer era Sir Alex Ferguson. Di titik ini Rooney menyentuh hal yang sangat tepat: dalam 10–13 tahun setelah kepergian Ferguson, suasana di sekitar United berkali-kali diuji.
Baca Juga: Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester United
Khususnya bagi suporter muda, periode ini terasa berat. Mereka jarang melihat tim bermain dengan energi besar, penuh keyakinan dan keberanian yang sesungguhnya.
Rooney juga menambahkan pengalamannya sendiri, ia pernah berada di dalam klub ini, melewati berbagai komposisi tim, berbagai era, dan tekanan yang berbeda. Karena itu, ia sangat memahami apa yang dirindukan para suporter.
Dalam penilaiannya, tim sudah lama seperti “lupa” bagaimana menampilkan sepak bola yang percaya diri, bermental kuat, dan berani. Kini ia berharap semangat itu bisa terus terjaga di 16 pertandingan tersisa.
Yang menarik, Rooney tidak serta-merta mengangkat Carrick sebagai “pesulap”. Sebaliknya, ia menilai dengan sangat realistis: Michael tidak melakukan sesuatu yang luar biasa.
Baca Juga: Guardiola setelah kekalahan derbi: ‘Kami kekurangan energi’
Ia hanya membuat penyesuaian sederhana, tetapi perlu, dalam susunan pemain dan pendekatan. Dan justru hal-hal “sederhana” seperti inilah yang sering kali menghasilkan perbedaan paling besar.
Rooney juga menyinggung perdebatan soal taktik. Banyak yang membicarakan skema tiga bek ala Rúben Amorim, namun pandangan Rooney tegas: United pertama-tama harus berlari, bertarung, dan bekerja keras. Ia mengaku senang melihat para pemain benar-benar melakukan hal itu di lapangan.
Pada akhirnya, Rooney merangkum situasi ini dengan satu ungkapan yang sangat tepat: hal tersebut mengingatkannya pada seperti apa DNA sejati Manchester United.
Artinya, ini bukan semata soal hasil melainkan soal suasana, semangat, dan sikap. Jika prinsip itu terus dijaga, maka “kembalinya” United yang dinanti para suporter bisa benar-benar dimulai. (*)