Retoria.id – Seorang dokter bedah membagikan cerita perjuangannya untuk bisa sampai ke rumah sakit demi mengoperasi pasiennya.
Unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram Leila Riany lewat akun @elengkong08 pada Kamis, 22 Januari 2026 menunjukkan saat dirinya jalan kaki karena mobilnya terjebak macet.
Dalam keterangan Instagramnya, ia menuliskan bahwa dirinya adalah salah satu dokter bedah di Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Hosana Medica Cikarang.
“Sebuah perjuangan dokter bedah mencapai rumah sakit untuk operasi, saat cuaca lagi tidak bersahabat, tetap kami cari jalan keluar,” tulisnya, dikutip dari keterangan video tersebut.
Sementara dalam keterangan lainnya, ia menyebutkan bahwa saat itu dirinya memiliki janji untuk mengoperasi pasien yang ada di Rumah Sakit Siloam.
“Macet apa ini ya, banjir atau apa. Ada operasi, nasib dokter bedah ada operasi, entah mau keluar dari mana,” ucap Leila.
“Saya sudah turun dari mobil, jalan kaki. Nggak gerak semua mobil karena banjir, masih ada satu operasi pasien menunggu. Begini perjuangannya, guys,” lanjutnya.
Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu perjuangan yang dilakukan untuk bisa sampai ke rumah sakit.
“Masih jalan kaki, ini akan jalan kaki sampai ke Siloam. Sudah pasti ini, kalau pun di depan tidak banjir, baru tembus. Kalau banjir, wow,” lanjutnya.
Kemudian lewat Instagram Story, ia melanjutkan perjalanan ke rumah sakit dengan motor.
Unggahan tersebut lantas mendapat berbagai komentar apresiasi dari warganet karena upayanya untuk bisa sampai ke rumah sakit.
Beberapa komentar seperti, “Salam hebat buat para tenaga kesehatan,” tulis akun @ino*****o
“Ini efek banjir di Pengasinan, sehat selalu dokter,” tulis akun @rac*****8
“Sehat-sehat dokter dan pasiennya juga lekas sehat kembali, saya hanya bisa mendoakan dokter dari jauh,” tulis akun @iis******k
“Sebagai dokter umum melihat ini sebagai hal yang luar biasa, semangat, Dok!” tulis akun @ala*******n
Sementara itu, curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Bekasi memicu terjadinya banjir di sejumlah kecamatan.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, banjir merendam 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan.
Adapun kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Bekasi di antaranya Muara Gembong, Cabangbungin, Pebayuran, Sukakarya, Babelan, Tarumajaya, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Utara, Cikarang Timur, Karang Bahagia, dan Kedungwaringin.
Laporan lain juga menyebut bahwa sebanyak 21.260 Kepala Keluarga (KK) terdampak dan 270 KK di antaranya mengungsi. (*)